natal tahun ini bertemakan "Natal Membawa Perubahan". temen EYE, baca renungan ini yaw...
Lukas 1:32
IA AKAN MENJADI LEBIH BESAR DAN AKAN DISEBUT ANAK ALLAH YANG MAHA TINGGI. TUHAN ALLAH AKAN MENGARUNIAKAN KEPADA-NYA TAKHTA DAUD, BAPA LELUHURNYA.
Injil Lukas 1:32 menyebutkan bahwa Natal adalah suatu proklamasi. Pada waktu Natal, semua anak-anak Tuhan, sebenarnya sedang membuat proklamasi. Apa yang kita proklamasikan?
- Natal adalah “Proklamasi akan Kasih Karunia. Kita memproklamirkan bahwa Allah mengasihi setiap insan manusia, walaupun sebenarnya kita tidak layak menerimanya.
- Natal adalah “Proklamasi tentang Pengharapan”. Dengan adanya Natal, semua suku bangsa di dunia ini memiliki suatu pengharapan, yaitu Yesus yang akan menjadi Raja yang dikaruniai takhta Daud untuk selama-lamanya. Dia adalah Raja kekal selama-lamanya.
Natal juga berarti “Proklamasi tentang Sukacita”. Pada waktu Natal, kita memproklamirkan bahwa kita memiliki kesukaan yang besar. Karena Yesus lahir maka jalan ke surga terbuka, dan setiap orang dapat memperoleh keselamatan sampai di dalam Kerajaan-Nya. Lihat Lukas 2:10, “Lalu kata malaikat itu kepada mereka: ‘Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa”.
Allah bisa memakai hal-hal yang sederhana untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa
- Tempat yang sederhana
Kalau kita membaca peristiwa tentang kelahiran Tuhan Yesus, disebutkan kota Bethlehem, Nazareth. Padahal, ibu kota Israel adalah Yerusalem; kota metropolitan pada waktu itu adalah Roma dan Syria. Tuhan tidak memilih Yerusalem, atau Roma atau Syria untuk Sang Juruselamat lahir. Setiap kita memiliki tempat. Mungkin dari kaca mata kita atau orang lain, rumah, usaha kita, dan lainnya sangat sederhana. Tetapi, di mana pun tempat itu asal Yesus hadir, maka akan menjadi tempat yang luar biasa. Kunci utama adalah kehadiran Yesus.
- orang-orang yang sederhana.
Natal yang menghasilkan sesuatu yang spektakuler berasal dari orang-orang yang sederhana. Orang mungkin menilai kita sederhana, bahkan dianggap bodoh, tetapi jika Yesus hadir dalam hidup seseorang, maka ia akan menjadi orang yang luar biasa. Tuhan bisa memakai Petrus yang adalah seorang nelayan, ia berkhotbah dan hasilnya 3000 orang bertobat sekaligus. Untuk itu jangan sampai ada orang yang minder karena kekurangannya.
- Peristiwa yang Sederhana
Persitiwa Natal sangat sederhana, yaitu lahirnya seorang bayi, yang tidak ubahnya wanita yang melahirkan bayi. Peristiwa lahirnya bayi yang sederhana ini, karena yang dilahirkan adalah Yesus, maka peristiwa itu menjadi peristiwa yang luar biasa.
Jadi, tidak boleh dilupakan, Natal adalah juga Proklamasi Pemulihan Keluarga.
Pribadi yang yang paling sederhana sekali pun asalkan mau sungguh-sungguh mengizinkan Yesus lahir di hatinya, dengan bertobat secara sederhana namun sungguh-sungguh, akan menghasilkan perubahan besar bagi segenap keluarganya.
Bawalah dirimu seutuhnya terlebih dahulu kepada Tuhan. Setelah itu, bawalah segenap keluargamu juga kepada Tuhan. Izinkan Tuhan Yesus hadir untuk memulihkan hubungan pertemanan, orang tua, orang yang ada disekitar kita, sehingga Natal 2011 ini menjadi Natal yang mengubah keluarga kita seutuhnya.
Gbu,,,,
sumber dari: "Rajawali Family Ministry"